Proses Pencernaan Makanan adalah proses perubahan makanan menjadi bentuk sederhana sehingga dapat diserap oleh sel-sel tubuh.  Berdasarkan tempat terjadinya, proses pencernaan makan dibedakan menjadi pencernaan Intrasel dan Ekstrasel. 

Gambar 1. Salah satu contoh organisme yang melakukan

Pencernaan Intrasel

Perncernaan Intrasel adalah pencernaan yang terjadi di dalam sel. Makanan dimasukkan ke dalam sel dan kemudian dicerna dengan bantuan enzim, seperti pencernaan yang terjadi pada organisme bersel tunggal.

Gambar 2. salah satu contoh organisme yang multiseluler

Pencernaan Ekstrasel adalah perncernaan yang terjadi di luar sel. Proses perubahan makanan berlangsung pada saluran pencernaan. Dengan adanya enzim pencernaan, makanan diubah menjadi bentuk lebih sederhana hngga nantinya mudah diserap oleh sel-sel tubuh. Proses ini biasanya dialami organisme multiseluler.

Secara umum, proses pencernaan dibedakan menjadi tiga cara, Yaitu

1.  Pencernaan Mekanis, tujuan untuk mengubah bentuk makanan menjadi kecil (halus) agar mudah ditelan dan dicerna lebih lanjut

2. Pencernaan Kimiawi, dilakukan dengan bantuan enzim pencernaan untuk menguraikan makan menjadi bentuk yang lebih halus sehingga mudah diserap oleh sel-sel tubuh

3. Pencernaan Biologis, dilakukan dengan bantuan organisme yang lain untuk menguraikan dan membusukkan makanan

Sistem pencernaan pada manusia terbagi menjadi lauran pencernaan  dan kelenjar pencernaan


Gambar 3. Pencernaan Manusia

Saluran pencernaan meliputi antara lain mulut (oral), kerongkongan (esofagus), lambung (ventrikulus), usus halus (intestinum), usus besar (kolon) dan anus

Kelenjar Pencernaan meliputi antara lain kelenjar ludah (glandula salivaris), hati (hepar), kelenjar dinding lambung, dan pankreas.